Buku Psikologi Cara Sederhana Mendidik Anak
buku psikologi | Penelitian kualitatif mengenai analisis kebutuhan anak
dan orang tua dituangkan melalui buku psikologi ini. Adanya buku ini ditujukan
untuk memberikan bimbingan kepada orang tua mengenai cara sederhana mendidik
anak. Penulis berharap melalui buku ini anak-anak bisa menjadi pribadi yang
lebih siap untuk mengetahui potensi serta perannya sehingga lebih tepat dalam
menempatkan diri sejak dini.
Tersaji dua puluh empat tema yang berbeda dalam bukupsikologi ini. Tidak hanya tema yang menarik, buku ini juga menyertai
rekomendasi langkah-langkah dalam menyikapi setiap kasus yang diberikan. Praktik yang rutin dan tidak kenal putus asa dalam
mempersiapkan anak untuk memiliki kepribadian yang baik dan berkembang dengan
optimal juga bermanfaat meningkatkan kedekatan anak dan orang tua.
Langkah-Langkah
Strategis
Beberapa perilaku menghargai yang dilakukan oleh orang
tua kepada anak salah satunya dipengerahui oleh pengalaman orang tua saat
menjadi anak. Sering kita sebagai orang tua berkata “Dulu, orang tua saya baru
memuji saya ketika saya telah bekerja keras mengukir prestasi. Jadi, anak
sayapun perlu melakukan hal yang serupa juga.” Buku psikologi ini juga
memberikan beberapa langkah strategis tentang refleksi dan beberapa hal yang
perlu dilakukan orang tua terkait tema dalam mendidik anak untuk menjadi
pribadi yang lebih baik. Perihal menghargai ini dibahas pada tema yang paling
awal. Perilaku menghargai ini dilakukan secara dua arah, yaitu oleh anak kepada
orang tua, dan juga perlu dilakukan oleh orang tua kepada anak.
Sebagai orang tua, tentu wajar jika kita ingin anak
memiliki tujuan hingga anak mampu meraih tujuan. Orang tua perlu berpartisipasi
saat anak menentukan tujuan hidupnya. Ada beberapa langkah yang perlu
diperhatikan oleh orang tua dalam menentukan tujuan. Selain itu, orang tua
perlu berpartsipasi aktif dapat melalui diskusi dengan anak ketika menentukan
tujuan yang akan diraih. Hal ini menunjukkan bahwa orang tua perduli dengan
tujuan-tujuan anak yang akan/sedang dicapai. Fokus bahasan mengenai peran
orangtua ini dibahas dalam tema kedua buku psikologi ini.
Pentingnya Evaluasi yang
Tepat
Sejauh ini banyak keluhan bahwa orang tua belum
mengetahui langkah yang tepat untuk melakukan evaluasi diri terhadap waktu berkualitas
bersama anak. Buku psikologi ini menyajikan langkah-langkah solusi terkait
permasalahan ini. Misalnya, orang tua dapat melakukan evaluasi sederhana dari
sudut pandang kelebihan dan kekurangan, untuk itu diharapkan orang tua dapat
memiliki kreatifitas untuk menemukan cara guna memiliki waktu berkualitas
bersama anak.
Evaluasi ini penting karena orang tua pada umumnya
memiliki aktivitas dan kegiatan masing-masing hingga tidak menyempatkan waktu
bersama anak. Kemudian, saat menoleh ke belakang dan melakukan refleksi
kembali, ada rasa sedikit penyesalan mengapa orang tua kurang menaruh perhatian
pada anak.
Mempersiapkan anak untuk bisa menerima saudara adalah
pekerjaan rumah yang cukup penting. Hal ini sesuai dengan fakta bahwa sebagian
besar orang Indonesia menginginkan lebih dari satu anak. Memiliki saudara merupakan suatu proses
kehidupan yang penting bagi anak. Ini berarti anak harus mulai menyadari bahwa
dia harus berbagi kasih sayang dan perhatian dari ayah ibu dengan sang adik.
Dalam hal ini, ayah dan bunda juga perlu menerima bahwa perhatian yang akan
diberikan kepada kakak awalnya dapat penuh, kemudian saat kehadiran adik, ayah
dan bunda perlu membagi perhatian. Contoh sederhananya adalah ketika sang kakak
yang tadinya bisa dengan leluasa meminta berbagai permintaan bermain, maka
pasca lahirnya sang adik maka kakak harus lebih mengerti bahwa bunda harus
mengurus adik dan waktu bermain akan sedikit berkurang di banding sebelumnya. Buku
ini akan memberikan tips langkah-langkah terbaik untuk menjelaskan dan
memperlakukan anak agar lebih dewasa dengan kondisi ini tanpa harus membuatnya
bersedih.
Pengelolaan Emosi untuk
Menghindari Kekerasan
Manajemen pengelolaan emosi orang tua sangat diperlukan.
Terlebih lagi akhir-akhir ini banyak terjadi kasus kekerasan terhadap anak. Menurut
F. Philip Rice dalam bukunya Human Development: A-life-Span Approach,
self-esteem atau harga diri anak meliputi pandangan anak mengenai perasaan
bahwa dirinya berharga, kemampuan yang ia miliki. Pandangan anak mengenai
dirinya tersebut dapat berupa pandangan negatif maupun positif. Misalnya si
anak memiliki keyakinan bahwa dia bodoh. Hal ini merupakan pandangan negatif
anak terhadap diri mereka. Lain halnya ketika si anak memiliki perasaan bahwa
mereka pintar. Ini tersebut merupakan bentuk dari pandangan positif anak
tentang dirinya. Penasaran dengan langkah-langkah yang harus ditempuh dalam
kasus atau kondisi ini?
Buku psikologi ini akan membahas dan memberikan
langkah-langkah terbaik yang diperoleh dari riset yang teruji kredibilitasnya. Tentu
buku psikologi ini menyajikan solusi atas permasalahan ini. Ada kalanya kita
merasa lelah sebagai orang tua yang juga manusia. Barangkali jika orangtua
terlalu lelah di tempat kerja atau ketika pekerjaan rumah yang tanpa henti membuat
kita menjadi kehilangan kendali dalam memperlakukan anak. Oleh karenanya
terdapat beberapa hal yang perlu diketahui oleh orang tua dalam mengenali
kebutuhan emosi diri sendiri juga pengetahuan mengenai perilaku kekerasan
kepada anak. Harapannya melalui praktik ini, orang tua dapat melakukan tindakan
pencegahan perilaku kekerasan terhadap anak.
Kelebihan dari buku psikologi ini adalah setiap informasi
yang disajikan tidak hanya merupakan buah pikiran penulis dan data sekunder
dari berbagai sumber namun benar-benar merupakan hasil penelitian kualitatif
mengenai analisis kebutuhan anak dan orangt tua. Untuk itu, buku ini menjadi
referensi yang dapat dipertanggungjawabkan. Terbitan buku referensi ini ditulis
oleh Lusia Gayatri Yosef, S. Psi., M. Psi., Psikolog.



Komentar
Posting Komentar