Buku Psikologi Landasan Bimbingan dan Konseling Islam
buku psikologi | Pengertian, tujuan, fungsi dan pendekatan dalam bimbingan
dan konseling serta bagaimana ruang lingkup, integrasi, filsafat, landasan dan
metode bimbingan konseling dalam Islam tersusun dengan pengorganisasian yang
mudah dipahami dalam buku yang diperuntukkan unutk buku ajar ini. Buku
psikologi ini ditujukan sebagai bahan ajar mahasiswa agar mencapai standar
kompetensi yang diharapkan.
Salah satu cara yang dapat digunakan untuk membantu
perkembangan individu adalah melalui bimbingan dan konseling. Penulis mencoba
memfasilitasi agar masyarakat memiliki pemahaman diri dan lingkungan yang
tepat, pengarahan, dan pengembangan diri sesuai dengan potensi yang dimiliki
melalui buku psikologi ini. Hadirnya layanan bimbingan dan konseling melalui
berbagai sudut kehidupan adalah respon terhadap kebutuhan manusia dan
pentingnya memenuhi perkembangan konseling secara optimal. Memenuhi yang
dimaksud adalah proses memberi berbagai fasilitas dan kemudahan melalui
pemahaman diri dan lingkungan yang tepat, pengarahan, dan pengembangan diri
sesuai dengan potensi yang dimiliki. Potensi yang dimaksud adalah latent power,
yakni kemampuan yang belum tampak, belum mewujud, belum menjadi perilaku nyata,
atau belum menjadi prestasi.
Secara teknis pesan yang dibawa ajaran Islam mengenai
dasar konseling Islami dan secara praktis tercermin dalam proses pertemuan langsung
atau kontak pribadi antara seorang konselor professional dan berkompeten dalam
bidangnya dengan seorang klien atau konseli yang sedang menghadapi atau
berjuang menjadi khalifah untuk mewujudkan amanah ajaran Islam. Kesempurnaan
ajaran agama ini mengandung pesan-pesan berharga yang bisa dipakai untuk
membantu menyelesaikan berbagai permasalahan kehidupan masyarakat.
Gambaran Umum
Buku psikologi agama Islam ini mencakup pemikiran
bimbingan dan konseling Islam, ruang lingkup bimbingan dan konseling Islam,
integrasi bimbingan konseling Islam melalui ilmu dakwah. Tujuan penulis
menyusun dengan jalan demikian adalah untuk memperjelas pohon ke ilmuan baik
ontology, efistemologi dan axiologi, kedudukan bimbingan dan konseling Islam
berada di bawah naungan fakultas dakwah, bukan pada fakultas tarbiyah dan
pendidikan. Melalui bagian ini dijelaskan mengenai, potensi kedepan bimbingan
dan konseling Islam, prinsip dasar konseling dan konseling Islam dan tujuan
konseling Islam. Bagian terakhir buku ini menjelaskan tentang metode dan proses
bimbingan konseling Islam, model-model konseling Islam, metode konseling dalam
islam, proses konseling Islam.
Konseling Islam akan membantu pelakunya menjalin silaturahmi
personal antara dua pihak manusia. Salah satu pihak ingin memecahkan atau
menyelesaikan masalah dalam kehidupannya untuk mewujudkan amanah ajaran Islam.
Buku psikologi ini ditulis dengan tujuan untuk mengungkapkan secara lugas dan
jelas landasan bimbingan dan Konseling Islam.
Bab awal buku psikologi ini menjelaskan tentang dasar bimbingan
koseling yang mencakup pengertian,
tujuan, fungsi dan pendekatan bimbingan konseling. Bab kedua membahas tentang dasar
bimbingan konseling dari sudut pandang Islam. Selanjutnya membahas mengenai
integrasi Bimbingan Konseling Islam (BKI) dengan ilmu dakwah. Materi
dilanjutkan melalui penjelasan tentang filsafat dasar tentang manusia dalam
BKI. Bab kelima menjelaskan mengenai dasar bimbingan konseling Islam. Buku
psikologi Islam ini ditutup dengan bahasan tentang metode dan proses bimbingan
konseling Islam. Tersusun dalam enam bagian, buku psikologi ini disajikan
dengan bahsa yang mudah dipahami dan gambaran kontekstual yang konkrit,
khususnya tentang bimbingan konseling Islam.
Definisi Bimbingan Konseling Islam
Beberapa fungsi bimbingan konseling adalah fungsi
pemahaman, fasilitasi, penyesuaian, penyaluran, adaptasi, pencegahan,
perbaikan, penyembuhan, pemeliharaan dan pengembangan. Tujuan bimbingan dan konseling adalah
mengupayakan perubahan perilaku pada diri klien sehingga memungkinkan hidupnya
menjadi lebih produktif dan memuaskan Menurut Shertzer dan Stone (1981).
Guidance and Counselling dialih bahasakan menjadi At-taujih
wa al-irsyad atau at-taujih wa al-istisyarah. Secara etimologi kata Irsyad
berarti alhuda, ad-dalah yang berarti petunjuk,
sedangkan kata Al istisyarah berarti; talaba min al-mansyurah/an-nasihah,
berarti; meminta nasehat/konsultasi. Berdasarkan literatur bahasa Arab kata
konseling disebut Al-Irsyad atau Al-Istisyarah, dan kata bimbingan
disebut Attaujih.
Pemecahan masalah yang biasa dialami manusia dalam
kehidupan sehari-hari akan sangat baik jika diselesaikan dengan sudut pandang
konseling Islam. Konseling jenis ini merupakan bagian dari proses pemberian
bantuan terhadap individu agar menyadari kembali eksistensinya sebagai makhluk
Allah yang seharusnya hidup selaras dengan ketentuan dan petunjuk Allah,
sehingga dapat mencapai kebahagiaan di dunia dan di akhirat. Pernyataan
tersebut diberikan oleh penulis melalui sebuah seminar yang dihadirinya.
Penulis menyelesaikan pendidikan S1 di Jurusan Dakwah
Fakultas Ushuluddin IAIN Sunan Gunung Djati Bandung, yang saat ini lebih
dikenal dengan sekarang UIN SGD. Pada tahun 1996-1999 berhasil memperoleh beasiswa
dalam menempuh Program Pascasarjana (S2) IAIN Syarif Hidayatullah Jakarta,
Program Kajian Islam, kerjasama Departeman Agama dengan Universitas Indonseia.
Pada tahun 2005-2007 penulis kembali menempuh S2 Sekolah Pascasarjana Institut
Pertanian Bogor (IPB) Beasiswa BPPS Dikti sampai Penulisan Tesis. Pada Tahun
2009 penulis berkesempatan unutuk menempuh Program Doktor (S3) dalam bidang
Bimbingan dan Konseling di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) yang saat ini
dalam tahap penyelesaian Disertasi. Penulis buku psikologi ini merupakan dosen
di Fakultas Dakwah IAIN Syekh Nurjati Cirebon. Penulis mengampu beberapa mata
kuliah diantaranya Filsafat Ilmu Dakwah, Metode Penelitian Dakwah dan
Komunikasi, Psikologi dakwah dan Komunikasi, Filsafat dan Landasan Bimbingan
dan Konseling Islam. Portofolionya dalam konsentrasi bimbingan konseling Islam
membuat buku ini sangat tepat untuk dijadikan referensi.

Komentar
Posting Komentar